Pandika --> Bukan CoCoBi

setiap orang memiliki kisah dan sejarahnya masing-masing..ada yang sedih, senang, semuanya silih berganti di dalamnya..

Ask me anything
11:53 AM
May 15th, 2012

Semoga kita “Berjodoh” lagi Kalideres

Agak ambigu mungkin yah judul di atas. Tapi begitulah keadaannya. Berawal dari bapak saya diangkat menjadi seorang aparat yang bertugas di kota tersebut selama dua tahun hingga sabtu lalu bapak saya telah menyelesaikan tugasnya di sana dan pindah ke Polda. Meskipun saya tidak tinggal di Kalideres, tapi waktu dua tahun telah banyak terjadi hal-hal yang berkesan di memory saya.

Read More

11:17 PM
May 8th, 2012

Mencintai melebihi sekedar kata yang terucap..

Sepasang kekasih sedang melaju lebih dari 100 km/jam di jalan
dengan sebuah motor.

Cewek : Pelan-pelan, aku takut.
Cowok : Tidak, ini menyenangkan.
Cewek : Tidak, ini sama sekali tidak menyenangkan. Please, aku takut!
Cowok : Baik, tapi katakan dulu bahwa kamu mencintaiku.
Cewek : Aku mencintaimu! Sekarang pelankan motornya!
Cowok : Sekarang beri aku pelukan yang erat.
(Lalu si cewek memeluknya)
Cowok : Bisakah kamu melepas helmku & kamu pakai? Helm ini
sangat menggangguku!
(Si cewek itu pun menurutinya)

Keesokan harinya ada berita di koran sebuah sepeda motor
menabrak gedung karena rem-nya blong.

Ada dua orang di atas motor itu, tetapi hanya satu orang yang
selamat.
Yang terjadi sebenarnya adalah bahwa di tengah jalan saat
kecepatan tinggi, si cowok berusaha me-Rem utk memperlambat, tp si cowok menyadari bahwa rem motornya rusak, tapi dia tidak ingin membiarkan kekasihnya tau.

Dia meminta kekasihnya berkata dia mencintainya & merasakan
pelukannya, karena dia tau itu untuk terakhir kali baginya.
Dia lalu menyuruhnya memakai helm supaya kekasihnya akan
tetap hidup walaupun itu berarti ia yang akan mati…

Pernahkah kamu mencintai seseorang sampai sebesar ini?? Ataukah hanya sebatas memperhatikannya, peduli, menelpon / mengirimkannya sms hanya untuk membuatnya bahagia?

Pernahkah kamu mengatakan kepada pasanganmu “AKU
MENCINTAIMU” padanya?
Ataukah kamu menunggu untuk mengatakan itu disaat kamu
berada dlm situasi seperti diatas motor itu?

Jika tidak, kamu masih punya kesempatan untuk mencintainya
lebih lagi.

Jangan menyimpan rasa cinta itu hanya di dalam hati. Katakan
padanya bahwa kau mencintainya Karena kamu tidak pernah tau,
apakah besok kamu masih punya waktu dan kesempatan untuk
mengungkapkannya..

Belajarlah untuk mencintai apaadanya
Layaknya angin yang setia bertiup semilir
Memainkan helai daun dan rerumputan
Belajarlah mencintai apa adanya
Seperti langit yang menerima awan
Terbang melayang diangkasa
Belajarlah mencintai apa adanya
Bagai sungai yang mengijinkan air mengalir mengikuti lekuk
tubuhnya menuju hilir
Belajarlah mencintai apa adanya
Laksana bumi senantiasa setia menanti hangat mentari dipagi
hari
Belajarlah mencintai apa adanya melebihi sekedar kata yg terucap
yakinlah, tiada penyesalan untuk
mencintai
kerana Alam akan seimbang jika manusia hidup saling mengasihi…


Semoga bermanfaat :)

-Jeff Hardy-

copas from Forza Roma Indonesia

6:28 PM
May 3rd, 2012
G : God                  K : Knowing               C : Cause 
A : Always              E : Every                    I : I’m
L : Listening           P : Particular             E : jEalous
A : Always              O : Object          
U : Understanding                        


G : God                  K : Knowing               C : Cause 

A : Always              E : Every                    I : I’m

L : Listening           P : Particular             E : jEalous

A : Always              O : Object          

U : Understanding                        

6:04 PM
May 3rd, 2012
Dan kehidupan dunia ini hanya senda gurau dan permainan. Dan sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenernya, sekiranya mereka mengetahui.
QS : Al-Ankabut ayat 64
6:15 PM
April 24th, 2012
Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah Dianugerahkan Alloh kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Alloh telah Berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Alloh tidak Menyukai orang yang berbuat kerusakan.
Al-Qashash ayat 77